Senin, 06 Maret 2017

ARB COFFEE: Kenikmatan Cita Rasa Kopi Aceh


Apa jadinya jika mengunjungi daerah tempat lumbung kopi Asia tanpa mencicipi langsung kopinya? Sudah pasti hampa.

Oleh karena itu saat mendapat kesempatan menjelajah Takengon Aceh Tengah, saya tentu penasaran dengan pengalaman minum kopi langsung di coffee shop di sana. Bermain ke kebun kopi adalah tujuan utama. Melihat panen raya dan cherry kopi bergelantungan merah merona di kebun kopi adalah kebahagiaan yang tak ada duanya. Namun, rasa penasaran untuk nongkrong di kedai kopi di Takengon ternyata tak kalah besarnya. Meskipun jujur, saya tidak mau berekspektasi terlalu besar tentang coffee shop di sini. “Paling-paling hanya coffee shop tradisional yang menyajikan kopi hitam,” celoteh saya dalam hati.



Tapi, celotehan hati saya yang sok tahu ini seketika terpatahkan mentah-mentah saat saya mengunjungi ARB Coffee yang berada di Jalan Lebe Kader Reje Bukit. Saya menemukan kedai kopi ini dari seorang follower dari Twitter yang merekomendasikan coffee shop ini. Jadilah saya dan teman-teman dengan modal tanya sana-sini plus GPS mencari dengan percaya diri. Karena keterbatasan waktu di Takengon, saya harus datang ke tempat ini pagi-pagi dan alhasil ARB Coffee belum buka pada saat kami sampai ke sana.

Jangan sedih dulu, karena Erwin sang pemilik coffee shop bersedia buka lebih pagi karena kami datang dari jauh. Asiknya lagi kedai kopi yang baru direnovasi menjadi lebih luas ini menyediakan menu minuman kopi modern tak sekedar kopi tradisional saja. Saya melongok ke coffee bar-nya dan di sana terpampang espresso machine Orchestrale Nota yang menjadi jagoan coffee shop ini. Tak hanya itu ada juga beragam alat kopi manual brewing methods yang berjejer rapi di sana. Wah, ternyata ARB Coffee ini mengikuti perkembangan dunia kopi dengan sangat baik. Ekspektasi saya yang tak terlalu tinggi tentang coffee shop di Takengon ternyata dipuaskan oleh lengkapnya segala alat-alat kopi modern yang menjadi penunjang serunya kegiatan ngopi di sini.

Karena masih pagi tentu saya sangat menginginkan kafein dan makanan kecil untuk sarapan. Secangkir kopi Gayo dihidangkan dan harumnya mengepul ke seluruh ruangan yang isinya hanya saya dan teman-teman saya. Erwin mengatakan kalau kopi yang mereka gunakan adalah kopi dari perkebunan mereka sendiri dan diproses secara sangat baik. Pantas rasa kopinya nikmat sekali. Selain kopi, ARB Coffee juga menyediakan makanan seperti nasi goreng, aneka olahan mie dan ada juga pancake durian yang pas diminum dengan secangkir kopi Gayo.

Jika kamu main ke Takengon, jangan lupa menyempatkan diri untuk ngopi di ARB Coffee. ARB Coffee sendiri adalah singkatan dari Asli Reje Bukit, bukan nama politikus itu ya. He-he-he. Saat malam hari ARB Coffee lebih ramai. Banyak anak muda Takengon yang nongkrong sambil bersantai. Perkembangan dunia kopi ternyata merambat ke Takengon juga. Takengon tak hanya menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di Asia tetapi kini masyarakatnya juga telah paham bagaimana menikmati kopi enak.

Terbukti dari banyaknya orang yang datang ke ARB Coffee dan mencoba menikmati kopi dari berbagai metode. Mulai dari kopi yang dihasikan mesin espresso maupun yang dihasilkan dari manual brewing method. Mereka mulai paham bahwa kopi tak sekedar hitam dan pekat tapi lebih kaya dari itu. ARB Coffee adalah salah satu pelopor kedai kopi di Takengon yang mengajarkan cara menikmati kopi dari beragam cara. Seperti tagline-nya, ARB Coffee benar-benar mengusung kehangatan cita rasa kopi Gayo. Saya telah membuktikannya.


majalah.ottencoffee.co.id

Minggu, 05 Maret 2017

Dhapu Kupi Coffee Shop Aceh


Dhapu kupi adalah warung kopi (coffe shop) sangat terkenal di kota Banda Aceh. Coffe shop ini terletak di pusat kota Banda Aceh. Sehingga mudah dijangkau.

Kopi menjadi minuman utama di warung dhapu kupi ini. Berbagai macam minuman olahan dari bahan dasar kopi ada disini. Mulai kopi hitam, sanger panas, sanger dingin dan berbagai macam kopi lainnya.

Banyak jenis kopi yang ditawarkan di dhapu kupi, ada kopi Ulee Kareng yang robusta dan juga kopi Arabika Gayo, Aceh tengah.

Pelayanan yang ramah dan cepat dari dhapu kupi menjadi nilai lebih. Anda bisa menikmati kopi yang khas dan enak ini dengan cepat dengan layanan yang sangat berkelas.

Selain kopi, di warung ini juga menyediakan berbagai macam makanan khas Aceh. Salah satunya mie Aceh yang sudah sangat terkenal. Dan masih banyak lagi makanan khas Aceh juga tersedia di warung dhapu kupi ini.

Berbicara masalah harga, anda tidak perlu susah. Walaupun menyajikan kopi khas aceh nomor satu namun harga kopi disini relatif murah.

Alamat :
Jalan Teuku Imung Leung Bata No. 1-5, Sukadamai, Aceh, Kota Banda Aceh

Kode Pos : 
23127

No. Telp : 
0821-6261-5017

Peta :






Jumat, 03 Maret 2017

Cafe Tanabata Aceh


Terkenal dengan destinasi wisata kopi, penikmat kopi dan penggemar tempat nongkrong terbaru di Banda Aceh perlu berbahagia dengan hadirnya coffee shop in speciality, Tanabata.

Nama Tanabata diangkat dari sebuah festival Jepang dengan harapan bahwa coffee shop ini dapat menjadi tempat bertemunya orang-orang, yang merupakan tujuan dari festival itu sendiri.

Dengan latar belakang pendiri yang merupakan penikmat kopi, Tanabata menawarkan rasa kopi dengan cita rasa yang berkarakter. Variasi biji kopi Arabika yang digunakan tidak hanya berasal dari Gayo, namun beragam dari penjuru daerah Indonesia. Kualitas kopinya yang terjaga, menjadikan rasa kopi yang dihasilkan Tanabata mempunyai signature yang berbeda dari tempat ngopi lainnya.



Tidak hanya kualitas minumannya yang memukau, Tanabata mengadirkan pesona industrial style pada interiornya. Coffee shop ini terdiri dari dua ruang utama, non-smoking dan smoking. Selain mengutamakan kenyamanan bagi Anda, pemisahan ini juga dilakukan untuk menjaga kualitas biji kopi agar tidak terkontaminasi oleh asap rokok. Indoor area dapat menampung sekitar 32 orang dan mempunyai meja bar bagi pengunjung yang datang sendirian, juga meja-meja bagi yang datang berkelompok.

Pendekatan yang dilakukan pada Tanabata berupa interaksi sosial antar pengunjung dan pekerja, yang ditandai dengan adanya meja bar yang berhadapan langsung dengan para barista!

Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mencari teman-teman baru. Jangan khawatir jika Anda tidak ingin diganggu, terdapat beberapa spot yang bisa Anda isi untuk mengerjakan kesibukan yang Anda minati. Tanabata mampu menyesuaikan kedua tempat tersebut bagi pengunjungnya. Selain itu, tujuan lain dari Tanabata adalah sebagai tempat mengedukasi anak- anak muda Aceh tentang kopi, selain sebagai minuman yang dikenal hanya dengan rasa pahitnya.

Nuansa kehangatan sebagai penunjang keakraban didukung oleh pencahayaannya. Pendant lamp mendominasi jenis lampu pada Tanabata yang menciptakan ruang-ruang itim dengan kesan hangat yang dipancarkan dari kuning lampunya. Dengan paduan tema warna merah dan hitam, Tanabata menciptakan kesan ruang yang calm dan hangat. Pada satu dindingnya, terdapat infografis edukatif mengenai kopi yang bisa Anda pelajari dengan mudah.

Pesona industrialis hadir dari jenis paparan yang beragam. Mulai dari ekspos bata, paduan besi dan kabel yang tampak rapi, dan karakter kayu yang muncul pada meja, kursi, dan rak-raknya.

Whirling door pemisah ruang dalam dan luar memberikan pengalaman ruang yang menarik. Dengan seluruh pintu yang bisa berputar, memungkinan pengunjung untuk masuk dari mana pun tanpa mengganggu ruang gerak yang lain.

Tanabata juga menawarkan loyalty card bagi pengunjung setianya yang akan mendapatkan satu minuman gratis setiap pengumpulan sembilan stempel pada kartu. Hidangan spesial yang dihadirkan berupa ragam variasi kopi dengan espresso based dan non-coffee. Selain itu, sajian minuman spesial khas Aceh, kopi sanger, juga menjadi minuman spesial di Tanabata. Makanan yang bisa Anda cicipi berupa panganan teman mengopi, cakes, kue tradisional, dan makanan berat berupa makanan jepang, nasi, mie, dan pasta.

Berlokasi di jalan Teuku Iskandar No. 304, Ulee Kareng, Tanabata menjadi tempat yang cocok untuk berkumpul bersama teman-teman dan keluarga Anda. Informasi lebih lanjut bisa kunjungi Instagram @tanabatacoffee, Twitter @tanabata_coffee, atau Facebook Tanabata Coffee. (Muhammad Farhan Barona)

Peta :



http://iloveaceh.org

Rabu, 04 Januari 2017

Buleng Resto & Cafe sukabumi


Buleng Resto & Cafe dibuka pada akhir Oktober 2010 lalu. Beralamat di Jalan Siliwangi No. 71 Cikole, Sukabumi, resto dan kafe ini hadir dengan konsep coffee shop dengan ruangan yang luas. Sangat cocok dijadikan tempat tujuan untuk yang hobi wisata kuliner.

Buleng resto dan kefe ini diharapkan menjadi tempat favorit anak-anak muda. Letaknya yang strategis membuat tempat ini sangat mudah dijangkau oleh masyarakat.

”Resto ini bukan hanya sekedar tempat makan, namun lokasi yang pas untuk santai bersama keluarga, makan siang hingga melobi relasi bisnis,” ujar Manager Buleng Resto Sukabumi, Wibi Djundjunan kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Grup).

Dirinya berharap dengan adanya Buleng Resto yang harganya murah, menyuguhkan menu lengkap dan ramahnya pegawai, bisa menghilangkan image (kesan,red) yang masih melekat di masyarakat bahwa makan di restoran itu mahal. “Jadi tidak usah takut, datanglah ke Buleng Resto dijamin murah dan enak. Jika tidak percaya silahkan coba, ada menu Rp 12 ribu bisa kenyang loh,” tegasnya.

Resto ini memang memiliki ruangan luas, sehingga bisa menampung 200 pengunjung. Oleh karenanya, ditempat ini juga bisa dipasang panggung berukurang sedang untuk pertunjukan musik dan kegiatan lainnya. Untuk menambah kesan hidup, pihak managemen Buleng Resto menambahkan ornamen lukisan disalah satu dinding tengahnya, dan sofa diantara deretan meja makan lainnya.

Buleng Resto menyediakan ragam masakan yang cukup berbeda dari restoran kebanyakan. ” Kami menggabungkan cita rasa masakan tradisional dan internasional, serta disajikan secara menarik. Membuat penikmat kuliner tak mau beranjak dari tempatnya menikmati hidangan yang tersedia,” tuturnya.

Sesuai dengan namanya Buleng Resto yang dalam Bahasa Sunda buleng berarti panci besar, hal ini terlihat dari menu komplit yang disuguhkan. Merefleksikan kombinasi inspirasi cita rasa dan teknik kuliner dari berbagai tempat, manajemen Buleng Resto membuktikannya dengan merekrut para chief andalannya yang berasal dari jebolan restoran hotel ternama di Jakarta dan Singapura.

Lokasi Buleng Resto & Cafe sukabumi :







Strategi LDV Resto & Cafe Semarang


Usaha resto dan kafe di Semarang semakin cepat perkembangannya beberapa tahun terakhir ini. selalu ada pemain baru dalam dunia usaha reso dan kafe. Hal ini yang membuat persaingannya sangat ketat di Semarang.



Untuk mensiasati persaingan yang ketat itu, para pengelola usaha itu pun harus bekerja ekstra untuk memenangkan persaingan ini. 

Salah satunya LDV Resto & Cafe yang terletak di Jalan Meyjen Sutoyp 1019k, Semarang. Kafe ini membidik penjualan dengan sistem delivery dan tidak hanya mengandalkan pembelian langsung.

LDV Resto & Cafe yang didirikan pada tahun 2012 ini mulai menerepkan penjualan delivery. Dengan sistem penjualan delivery kontribusinya mencapai 60% dari total penjualan dan sisanya dengen pembelian langsung.

LDV Resto & Cafe menyediakan katering dan nasi dos untuk berbagai acara mulai dari harga Rp 18 ribu hingga Rp 75 ribu. Sedangkan untuk anak-anak juga tersedia rice bento box dengan berbagai macam karakter mulai dari harga Rp 27.000, dan yang terbaru adalah roti sobek karakter.



LDV Resto & Cafe menyasar segmen anak muda dan keluarga. Memiliki kapasitas 60 pengunjung dan meeting room untuk 30 orang. "Sebisa mungkin harus ada menu baru minimal sebulan sekali," kata Army. 

Refrensi : jateng.tribunnews.com


Selasa, 03 Januari 2017

Ria Djenaka Coffee & Resto Malang


Resto dan Coffe House pastinya sudah benyak berdiri di kawasan Kota Malang dan sekitarnya. Namun satu cafe dengan cafe lainnya pasti memiliki perbedaan disegi fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Tidak salah jika banyak cafe di Kota Malang menyajikan beragam fasilitas exclusive dan unggul agar dapat bersaing dengan cafe lainnya untuk menarik hati para pengunjung dan wisatawan. Salah satu Cafe dan Resto di Kota Malang yang menawarkan beragam fasilitas menarik adalah Ria Djenaka Coffee & Resto ini. Cafe dan resto ini sendiri berlokasi di Jl. Bandung No. 5, Malang tepatnya di sebelah selatan Museum Brawijaya Malang. Resto Ria Djenaka Coffee House Malang terkenal akan lokasinya yang pas untuk dijadikan tempat nongkrong atau berkumpul bersama teman, saudara, pasangan hingga keluarga. Di sini Anda bisa menikmati beragam kuliner baik masakan maupun minuman yang pastinya siap memuaskan Anda selama berada di Cafe dan Resto Ria Djenaka Malang ini. 


Menu sajian yang ditawarkan beragam, mulai dari sajian tradisional hingga Internasional dapat Anda temukan dengan mudah di cafe yang satu ini. Adapun beberpa snack serta jajanan ringan lainnya di Ria Djenaka ini, antara lain seperti Roti Petruk, Singkong Keju, Srikandi, Rama Shinta, Zupa-Zupa, Tahu Genjrot, Bakmi Singapore dan masih banyak lainnya menu main course lainnya.
 



Selain menu menu ringan tersebut, tidak ketinggalan sajian unggulan Coffe yang memang menjadi sajian primadona di Ria Djenaka Coffee & Resto ini. Terdapat beragam varian Coffe yang ditawarkan resto ini mulai dari Arabica Java, Toraja atau Aceh Gayo, Coffee Collin’, Capuccino Choco Chips, Ice Coffee Orange, Hot Coffee Orang, Lampung Coffe, White Hazelnut dsb. Dengan ditemani suasana tempoe doeloe ala Ria Djenaka dan Free Wi-Fi membuat sensasi nongkrong Anda lebih santai dan nyaman. Di Cafe Ria Djenaka ini juga terdapat live music performence yang mengusung musik akustik dan tembang klasik setiap malamnya.

Sumber : malang-guidance.com

Lokasi Ria Djenaka Coffee & Resto :




Circle Cafe Malang


Satu lagi cafe hadir di kota Malang Ngalamers, dengan nama circle cafe. Mengusung nama circle yang berarti lingkaran, berharap akan terus berputar untuk bisa melayani Ngalamers. Konsep yang diusung oleh Circle Cafe adalag konsep industri yang dibuat untuk tempat nongkrong.


Makanan yang ada di Circle Cafe cukup bervariasi, karena Circle Cafe menyediakan masakan barat, China, dan Jepang. Dari semua menu masakan yang bervariatif Ngalamers harus mencoba sushi, berbagai masakan kepiting soka dengan cara makan kepitingnya  tidak perlu susah-susah untuk mengupas kepitingnya. Untuk minuman di Circle Cafe yang harus dicoba adalah flave smoothies serta es cacing yang berwadahkan pot bunga, dengan tanah liat yang terbuat dari oreo sedang cacingnya terbuat dari jelly.

Circle Cafe tidak hanya untuk kalangan anak muda saja, namun bisa untuk semua kalangan. Tidak hanya untuk tempat nongkrong dengan teman atau sahabat, namun Circle Cafe bisa untuk berkumpulnya keluarga. Karena Circle Cafe bukan sekedar cafe namun juga restoran.

Sumber : halomalang.com

Lokasi Circle Cafe :


 



Senin, 02 Januari 2017

Kopi ONG Medan


Nama Kopi ONG jika diartikan dalam bahasa tionkok berarti kedai kopi. Terletak di Jalan Kapten Muslim No 6 Medan. 

Selain menyediakan aneka jenis kopi, teh dan cemilan juga tersedia di sini. Satu jenis kopi andalan mereka dinamai Kopi Lanang. Kopi racikan kopi arabika maupun robusta ini memiliki keistimewaan dan perbedaan dari kopi lainnya. Kopi Lanang diolah dari kopi biji ganda yang populasinya sangat sedikit dibandingkan kopi biasa. Sekitar lima persen dari total buah yang dihasilkan.

Kopi Lanang termasuk jenis kopi yang sangat istimewa dibandingkan kopi biasa yang biji cherrynya ada dua. Kopi Lanang berbentuk bulat pada satu cherry kopi, sehingga semua nutrisinya berada di satu cherry. Diberi nama Lanang karena jenis kopi ini memiliki biji tunggal, sangat berbeda dibandingkan biji buah kopi biasa.

Selain Kopi Lanang, Kopi ONG yang merupakan cabang dari Kopi Tiam ONG yang berada di Jalan Dr Mansyur juga menyediakan berbagai jenis kopi lainnya seperti kopi ONG Sidikalang, kopi ONG Lintong, kopi ONG Robusta, kopi Luwak ONG, kopi Klasik ONG, kopi Koyok, kopi Alpokat, kopi Durian Koyok, kopi Lece Koyok dan lainnya. Harganya terjangkau, mulai Rp 12.000 hingga Rp 40.000. Kopi Lanang hanya sekitar Rp 15.000.

Berbagai menu makanan juga ditawarkan, dari roti telor saloee, roti mantou, pisang goreng boemboe roejak, salad popiah, oebi goreng dan banyak yang lainnya dengan harga mulai Rp 15.000 sampai Rp 20.000.

Naya, karyawan di Kopi ONG, mengatakan, kedai kopi ONG dibuka dari jam 11.00 WIB sampai 24.00 WIB. “Pengemar kopi di tempat ini dari anak- anak hingga orang tua. Orang yang menikmati kopi ONG ini berbagai daerah Aceh, Medan, Pekan Baru, Jakarta, Padang, dan negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia. Kadang mereka beli kopi untuk oleh-oleh,” ucapnya.



Kalau orang dari luar negeri saja sudah nongkrong di Kopi ONG, kenapa kita yang orang Medan asli belum mencoba? Oia, Kopi Ong juga menyediakan tempat untuk meeting kecil dan santai untuk keluarga.

Sumber : kopiongmedan.wordpress.com



Lokasi Kopi ONG : 




Kedai Kopi Darat Surabaya

Berlokasi di Jalan Raya Taman Indah No. 24, Gayungan, Surabaya. Buka Jam 10 pagi dan tutup jam 10 malam. 






Lokasi Kopi Darat Surabaya :




Minggu, 01 Januari 2017

Kopi Baba & Antique Photo Gallery


Lokasinya berada Jl Dr Mansur no. 47. Kafe ini memiliki koleksi foto kuno Kota Medan yang menjadi hiasan interior di dalam cafe ini.



Beberapa meja dan kursi disediakan di bagian depan, asumsi kami untuk para smoking visitors. Dengan jajaran parkiran kereta dan hiruk pikuk traffic yang melintas di ruas jalan, kami lebih memilih untuk duduk di dalam ruangan AC yang lebih adem.

Tatanan meja dan kursi tidak terlalu rapat, dan dengan perabotan yang menyerupai gaya klasik, serasa dibawa ke zaman kolonial sambil melihat beberapa foto kuno dari tahun 1890.

Tempat ini tepat bagi kalangan mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas kuliah, ditemani secangkir kopi yang sangat terjangkau harganya, dan difasilitasi ruangan ber-AC dengan fasilitas wifi.

Refrensi : makananmana.net

Lokasi Kopi Baba :