Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juli 2017

NOX Coffee Boutique, Cafe Berkonsep Spanyol di Jogja

NOX Coffee Boutique, Cafe Berkonsep Spanyol di Jogja

Sudah sekian lama tidak posting :D Kali ini saya akan membahas tentang cafe yang nyaman dan enak banget buat nongkrong. Namanya adalah NOX Coffee Boutique yang berada di Jalan Kaliurang Km. 5 NO. 53, Kota Yogyakarta.

Bagi anak muda atau pembisnis yang ingin mencari tempat yang nyaman dan santai saya sarankan berkunjunglah ke cafe ini. NOX menghadirkan konsep ruangan yang berbeda dari cafe biasanya. Di cafe ini kalian bisa merasakan cafe bernuansa Spanyol.

Cafe yang buka setiap hari pada pukul 08.00 - 22.00 ini selalu berkomitmen senyajikan kopi Arabika yang berkualitas dari berbagai perkebunan kopi di Indonesia. Yang spesial adalah kopinya disajikan ala kopi spanyol walaupun bahan dasarnya dari kopi Indonesia.

Kenapa NOX Coffee Boutique memilih konsep spanyol? Menurut Augustine Swastikarany (salaku Public Relation Executive NOX Coffee Boutique), Masyarakat Spanyol dikenal memiliki budaya minum kopi yang kuat dan memiliki sebutan unik untuk setiap varian kopi. Hal ini menjadi inspirasi untuk NOX Coffee Boutique dalam menyajikan menu yang ditawarkan.

Bukan hanya konsep yang diperhatikan oleh NOX Coffee Boutique. Biji kopi, alat untuk membuat kopi, dan barista juga sangat penting untuk menciptakan cafe yang ideal. NOX menjual produk kopi yang premium yaitu semua kopi yang ada di Indonesia. NOX juga memiliki tim khusus yang terdiri dari para ahli spesialis kopi yang memilih biji kopi istimewa dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia.

Setelah mendapatkan biji kopi terbaik, NOX menghadirkan mesin kopi langsung dari Belanda. Apa istimewanya mesin dari Belanda ini? Mesin ini punya sistem khusus yaitu pre-infused system. Dengan sistem itu kopi yang dihasilkan tidak akan memiliki sensasi terbakar karena menggunakan sistem pembakaran khusus.

Biji kopi sudah, mesin pembuat kopi juga sudah. Tak lupa NOX Coffee juga memiliki seorang barista yang handal dan siap untuk menlayani pelanggan dengan raman.

Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan NOX Coffee Boutique, cafe ini cocok untuk kalian yang ingin merasa santai dan ditemani kopi ala eropa.

Kamis, 22 Desember 2016

Kedai Kopi Keliling, Koling Cafe


Biasanya cafe berada ditempat permanen atau tidak bisa pindah-pindah tempat. Tapi kalau bisa berkeliling bagaimana? Itulah yang ditawarkan oleh Koling Cafe dari Jogja ini. Dilihat dari namanya Koling Cafe adalah Singkatan dari Kopi Keliling.

Kopi yang ditawarkan adalah kopi asli dan bukan kopi instas. Meraka menggunakan gerobak sepeda untuk menjajakan kopi racikan mereka. Cara ini terbukti ampuh untuk manarik perhatian pengunjung dan para penikmat kopi yang ingin membeli kopi Koling.


Dikutip dari www.ardiankusuma.comKisah Koling Cafe dimulai kira-kira sembilan bulan yang lalu. Awalnya Koling Cafe bernama Coffee Road. Ilman yang memiliki ide Coffee Road menginginkan sebuah kedai kopi yang dapat berpindah secara leluasa dan menjangkau tempat-tempat wisata di Jogja. Waktu berjalan, karena masukan beberapa pelanggan, maka belum lama ini Coffee Road rebranding dengan berganti nama menjadi Koling Cafe. Tidak hanya nama, sekitar dua minggu ini armada gerobak Koling Cafe juga berubah lebih sedap dipandang.

Lokasi Koling Cafe :








Selasa, 20 Desember 2016

Menikmati Kopi Dekat Gunung Merapi, Kopi Merapi


Masyarakat Indonesia bahkan masyarakat dunia sudah terbiasa meminum kopi. Kopi dikenal memiliki banyak manfaat maka tak heran jika banyak yang mengkonsumsinya.

Di Yogyakarta ada kopi asli jogja yang terletak di lereng Gunung Merapi, tepatnya di 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Menikmati kopi di lereng gunung merapi memberikan sensasi yang berbeda. Ditambah udara yang sejuk dan pemandangan Gunung Api yang masih aktif Merapi. 

Perkebunan kopi merapi sempat rusak parah oleh erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010. Setelah mengalami musibah itu para petani pun berusaha membangkitkan lagi perkebunan kopi yang telah rusak. 




Jika kalian bingung mencari destinasi wisata untuk berlibur, datanglah ke kota jogja dan cobalah menikmati kopi merapi ini. Bagi yang ingin menikmati kopi merapi ini datang saja ke warung kopi milik Samijo sang perintis kopi merapi. Warung kopi Samijo terletak di Kampung Petung, Desa Kepuharjo, Cangkiran, Sleman, Yogyakarta.

Lokasi Kopi Merapi :






Senin, 12 Desember 2016

Blackbone Coffee Yogyakarta


Cafe ini terletak di Jalan Kaliurang KM 5 Jogja. Kafe ini mengusung konsep Coffee Shop, dengan cahaya kuning dan dihiasi infografis seputar kopi serta warna yang didominasi hitam dan putih. 

Menu kopi yang menjadi andalan di kafe ini adalah menyajikan kopi dengan berbagai teknik. Chemex ini merupakan teknik penyajian kopi menggunakan penyaring kertas namun memiliki perhitungan yang cukup detil.

Jam buka cafe ini antara jam 11.00 WIB sampai jam 23.00 WIB.

Jumat, 25 November 2016

Wisata Perkebunan Kopi Perbukitan Menoreh


Masyarakat Desa Sidoharjo di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan wisata di kawasan perkebunan kopi seluas 37 hektare yang berada di lereng Perbukitan Menoreh.

"Di Desa Sidoharjo, khususnya di Pedukuhan Madigondo terdapat kebun kopi seluas 37 hektare. Perkebunan kopi berkembang pesat dengan adanya kegiatan wisata," kata Ketua Kelompok Tani Margo Mulyo Madigondo Suradio di Kulon Progo, Senin.

Ia mengatakan selain kebun kopi, terdapat juga lahan pertanian dan kehutanan mencapai 143 hektare. Agrowisata kopi dan wisata alam potensial untuk dikembangkan, namun saat ini mayoritas tanaman kopi memang masih bercampur dengan jenis budi daya lain.


"Hamparan kebun kopi di Kecamatan Samigaluh ada tiga titik, salah satunya akan dilewati ketika wisatawan menuju Curug Sidoharjo," kata Suradio.

Pengelola Desa Wisata Sidoharjo, Alfiah mengatakan, salah satu upaya pengembangan melalui agrowisata kopi yang dipadukan dengan wisata alam pegunungan.

Alfiah mengatakan warga Sidoharjo memiliki keinginan untuk menggabungkan antara wisata kopi dengan wisata alam. Selain perkebunan sekaligus proses produksi kopi, di Madigondo juga banyak terdapat wisata alam seperti curug atau air terjun Sidoharjo, serta Watu Jonggol yang menjadi habitat kera ekor panjang, dan Watu Jengger.

"Kami berharap ada pendampingan dari pemerintah bagaimana mengemasnya, supaya Desa Sidoharjo benar-benar menjadi desa wisata yang lebih dikenal oleh wisatawan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) Kulon Progo Bambang Tri Budi Harsono mengatakan Samigaluh merupakan sentra kopi di Kulon Progo. Areal perkebunan kopi yang cukup luas juga terdapat di Pedukuhan Madigondo, Pedukuhan Nglinggo dan Keceme.

"Kami berharap dengan keberadaan budi daya kopi dan sumber daya alam yang ada, jumlah pengunjung akan bertambah dari tahun ke tahun," kata Bambang.

Menurut Bambang, kawasan perkebunan kopi dan agrowisata perlu penataan lingkungan agar kondisinya berbeda dan menjadi ikon Kecamatan Samigaluh. Misalnya, penataan tanaman monokultur kopi seperti yang dilakukan di Banjaroya Kalibawang untuk pengembangan pertanian monokultur durian sekaligus menjadi agrowisata.

Ia mengatakan pemkab akan memberi dukungan fasilitasi seperti intensifikasi, infrastruktur, peralatan mesin, dan sarana produksi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.

"Secara bertahap, kami arahkan ke organik, disosialisasikan ke masyarakat bahwa Kopi Menoreh adalah kopi organik, yang harus ada sertifikatnya, nanti diproses," katanya. 

Kamis, 24 November 2016

Epic Coffe Di Dalam Ware House


Tempatnya sangat besar menyerupai gudang atau ware house, disulap menjadi bersih dan mewah. Tak hanya itu, didalamnya pun disulap menjadi sebuah Coffe Shop.

Tempat yang bernama Epic Coffe ini berlokasi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Jogja. Didalam Caffee menjual berbagai benda interior yang tentunya sangat memikat. Pantas saja Epic coffee ini disebut juga Coffee Shop.

Harga menu yang ditawarkan  Epic Shop diatas Rp 30.000 ini memiliki rasa yang menjajikan. Terlebih lagi Caffee Epic ini memberikan kenyamanan yang cukup berbeda dan baru di kota Jogja.

Selasa, 22 November 2016

Kebun Kopi di Desa Wisata Petung, Yogyakarta


Di Yogyakarta ada tempat wisata kebun kopi yang bernama Desa Wisata Petung. Desa ini menawarkan udara sejuk yang membuat kita refresh. Desa Petung terletak di dusun Petung, desa Kepuhharjo kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Desa Petung menawarkan keindahan pemandangan ciri khas desa di lereng Gunung Merapi. Ketinggian desa ini kurang lebih 850m hingga 900m dpl.

Keindahan Desa Petung semakin lengkap dengan kesejukan yang terasa karena desa wisita Petung dikelilingi hutan dan membuat desa ini kelihatan asri dengan hijaunya lahan tersebut. Terlebih kita dapat memandang puncak gunung merapi yang indah dan menakjubkan dari gardu pandang , dengan sesekali burung elang terbang melintasi langit diatas desa wisata petung yang menambah hiasan semesta alam ini. Yang menjadi andalan desa wisata ini adanya perkebunan kopi yang hijau yang semakin mencerminkan nuansa alam pedesaan yang yang masih asli. Kebun kopi ini menjadi salah satu komoditas andalan dusun petung, karena memiliki aroma sedap dan cita rasa yang mantap. Jenis kopi yang di tanam di dusun ini jenis Robusta dan Arabica. Karena ini merupakan andalan wisata di desa ini maka kita dapat belajar banyak bagaimana memelihara tanaman kopi, kemudian cara memetik, serta mengolahnya hingga cara menghidangkannya langsung dari petani lokal tersebut.

Beberapa potensi wisata yang ada di Desa Petung selain perkebunan kopi ada juda pertenakan sapi perah di desa ini maka para pengunjung di tempat ini dapat merasakan seolah memelihara sapi yakni dengan mencari makan ternak ini berupa rumput dan kemudian memerah susu sapi yang hasilnya dapat langsung pengunjung nikmati ataupun dijadikan oleh-oleh. Pengunjung juga dapat mengenal tanaman umbi umbian yang mungkin sudah asin bagi telinga kita seperti suweg uwi, ganyong dan gadung, serta beberapa jenis umbi umbian yang lain. Kita juga dapat mengunjungi tempat pengolahan umbi di Desa Petung.

Untuk kuliner selain kripik entik dan kopi robusta serta kopi arabica juga bisa anda nikmati susu jahe dan juga krupuk dan dodol susu yang lezat.

Sarana pendukung untuk akses di desa wisata ini cukup memadai dengan kondisi jalan yang beraspal baik dengan petunjuk jalan dari jalan utama menuju desa air dan listrik yang memadai. Selain itu tersedia homestay parkir kendaraan.